Mari kita angen-angen dan memaknai ayat berikut !

“Alhamdulillahirabbil ‘alamiin”

Makna ayat itu artinya “Segala puji bagi Allah yg menguasai seluruh alam.”Ya,segala puji-pujian apapun bentuknya hanya Allah yg berhak menerimanya.Dialah yg menciptakan seluruh alam dan isinya,Dia yg menguasai dan mengatur seluruhnya.Manusia adalah sebagian dari ciptaan Allah yg begitu banyak jenis dan jumlahnya.Demikian juga dgn makhluk-makhluk yg lain.

Begitu banyak makhluk,benda,hal,atau apa saja yg ada didunia ini membuat manusia ta’jub,heran luar biasa.Pada saat seperti itu serta merta manusia mengeluarkan pujian,”betapa hebatnya,betapa indahnya,betapa cantiknya,betapa tampannya,betapa…betapa,dst.Padahal semua yg dipuji itu ciptaan Allah SWT.Mengapa kita sering terpukau dengan barang ciptaan,tetapi tidak terpukau dgn yg menciptakan?..

Kalau kita diciptakan tampan,cantik,jelek,kaya,miskin,dsb,semua itu adalah hak Allah.Semua itu milik Allah.Allah SWT yg memberikan itu semua,dititipkan,di amanahkan kepada kita,dan sewaktu-waktu Dia akan mengambilnya dan tanpa pemberitahuan dan kita akan mempertanggung jawabkan.Didunia ini sifatnya sementara jadi tidak ada yg patut kita puji,karena yang abadi hanya Allah SWT.

Maka berbahagialah,kita yang dapat melihat keagungan Allah di setiap ciptaan-Nya.”Alhamdulillah”itulah pasti yg terucap melalui lisan orang-orang seperti ini.”Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dan mengatur gelap dan terang,tetapi orang-orang kafir menyekutukan-Nya.”(Al-An’am:45)”Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada( surga) ini,dan kami sekali-sekali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk”.(Al-A’raf:43)”Ucapkanlah (Wahai Muhammad) “Segala puji bagi Allah dan kesejahteraan atas hamba-hamba-Nya yang di pilih-Nya.”(An-Naml:59)

Cobalah kita rasakan atsar dari ayat diatas!

Ketika kita ngopi dengan kopi yg mengandung mbois,kita merasakan kenikmatan.Nikmat itu pun pemberian Allah,karena banyak orang yg tidak dapat merasakan nikmatnya kopi bagi yg suka kopi.Jadi yg nikmat itu bukan kopinya yg mengandung mbois tapi nikmat pemberian Allah, kita masih Alhamdulillah bisa ngopi sedangkan saudara kita disana ada yg nggak boleh minum kopi karena anjuran dokter karena penyakitnya.

Kalau keyakinan ini,keyakinan bahwa semuanya milik Allah,dan semua nikmat itu pemberian Allah ,manusia hanya dititipi oleh Allah sesuai dengan kemampuan yg dimilikinya,maka kita tidak akan mungkin mempunyai iri hati manakala melihat orang lain di anugerahi rahmat oleh Allah.

Manakala Alhamdulillahirabbil ‘alamiin ini selalu basah dibibir kita;basah di hati kita.Artinya bibir kita penuh Do’a,hati kita penuh Do’a,maka pasti,hati kita akan menjadi bersih,jauh dari segala kekotoran yg akan menutupi makrifat kepada Allah SWT.Inilah kalimat agung,pancaran syukur,yang menjadi benteng pengobat hati dan menjaga pintu hati dari berbagai kotoran yg merusak.Tutuplah lobang-lobang hati yg dapat dimasuki penyakit berbahaya dengan penutup yg rapat dan kuat.Artinya tutuplah do’a-do’a itu seketatnya.”Dan penutup do’a mereka adalah,”Alhamdulillahirabbil ‘alamiin”(Yunus:39)

“Salam Mbois selalu”